Senin, 23 Februari 2009

Perut merupakan Sumber dari Segala Penyakit

Kita semua pernah merasakan jatuh sakit. Menurut filsafat penyembuhan organik, dipercayai bahwa kesehatan kita dilawan oleh toksin-toksin (toxin). Hal ini seringkali terjadi sebagai akibat dari meumpuknya toksin-toksin di dalam tubuh kita. Toksin berasal dari udara di sekitar kita serta makanan yang kita makan yang mungkin berasal dari sumber-sumber yang telah terkena pencemaran udara.


Makanan-makanan tersebut seringkali mengandung bahan pengawet, pewarna tiruan, perasa tiruan, anti depresan, dan lain sebagainya. Hewan ternak dan tumbuh-tumbuhan rentan terhadap penggunaan pupuk yang mengandung bahan kimia serta racun serangga.

Ketika manusia memakan makanan dengan bahan-bahan tambahan tersebut atau bernafas dalam unsur-unsur tersebut, secara bertahap toksin-toksin akan menumpuk pada sistem tubuh anda dan dalam waktu singkat akan menyerang sel-sel tubuh dan sistem kekebalan.

Dalam waktu yang tidak terlalu lama, racun-racun (toksin) akan dapat menemukan jalan masuk kedalam ;

  • Saluran darah,
  • Menyerang sistem pencernaan (perut, isi perut, usus besar),
  • Sistem penyaringan (hati dan ginjal) dan
  • Sistem endokrin (kelenjar pituitari, kelenjar adrenal, kelenjar gondok),
  • melemahkan badan anda dan menyebabkan anda sakit.
Seperti contohnya, ketika seseorang mengalami susah buang air besar, sisa-sisa pembuangan yang tetap berada di tubuh Anda akan berpengaruh pada fungsi-fungsi sistem pencernaan, membahayakan kesehatan dan dapat menyebabkan sakit yang serius dalam jangka panjang.
_____________________________

  • Para dokter percaya bahwa toksin-toksin yang terkumpul di dalam tubuh, dan bukannya kuman adalah penyebab utama datangnya penyakit. Bakteri dan patogen hanya berdampak ketika kita terlalu banyak sisa-sisa pembuangan di dalam tubuh kita. Hal itu menyebabkan kita lemah dan kurangnya daya tahan tubuh.
  • Walaupun setelah dicuci, dikupas atau dibuang bijinya, tidak semua toksin dan bahan-bahan kimia dapat dihilangkan dari buah-buahan dan sayur-sayuran. (Departemen Pertanian Amerika Serikat).
  • 3,5 - 5 juta orang di seluruh dunia menderita akibat terkena racun serangga yang belebihan setiap tahun. (Organisasi Kesehatan Dunia / WHO).
  • Rata-rata orang Malaysia memiliki 5 sampai 114 kali kandungan racun serangga di dalam darah dibandingkan orang-orang Amerika. (Persatuan Konsumen Penang, Malaysia).

2 Comments:

luvlycious rain mengatakan...

nice info...
terima kasih....

JUNARDI mengatakan...

terima kasih atas kunjungannya .. mudah2an info2 yang tersaji bisa bermanfaat.

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...