Rabu, 24 Maret 2010

Fungsi Utama Serat

Mengkonsumsi serat pangan (dietary fiber) secukupnya setiap hari merupakan cara mudah untuk hidup sehat. Buah dan sayuran merupakan gudang komponen penting untuk pencegahan bermacam-macam penyakit degeneratif, selain mendukung upaya untuk menjaga berat badan tidak bertambah. Serat dibagi menjadi serat pangan larut air dan serat pangan tidak laur air. Komponen serat pangan larut air dapat membentuk gel dengan cara menyerap air. Contoh serat jenis ini adalah pektin, gum, musilase, asam alginat dan agar-agar.
Apa saja fungsi utama serat larut air?
  • Menghambat proses pencernaan di dalam usus, sehingga perolehan energi menjadi berkurang.
  • Memberikan perasaan kenyang lebih lama.
  • Memperlambat kenaikan gula darah, sehingga dibutuhkan sedikit insulin untuk mengubah glukosa menjadi energi.
  • Membantu mengendalikan berat badan dengan memperlambat munculnya rasa lapar.
  • Meningkatkan kesehatan saluran pencernaan dengan cara meningkatkan motilitas (pergerakan) usus besar.
  • Mengurangi risiko penyakit jantung.
  • Meningat asam empedu, lemak, dan kolesterol, serta mengeluarkannya melalui proses buang air besar (BAB).
Sementara itu serat pangan tidak larut adalah serat yang tidak dapat larut, baik di dalam air maupun di saluran pencernaan. Sifat yang menonjol adalah kemampuannya menyerap air serta meningkatkan tekstur dan volume tinja, sehingga proses BAB lancar.

Fungsi utama serat tidak larut adalah memperpendek waktu transit makanan di dalam usus dan meningkatkan massa tinja, memperlancar proses BAB, mengurangi risiko wasir dan kanker kolon.
Sumber : Kompas

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...